CERITAKU :before labsky
sebelum masuk labschool kebayoran tentunya ada ujian masuk labschool, saya berjuang sangat keras agar bisa masuk labschool sampai les kesana kesini tidak berhenti berhenti alhamdulillah saya tidak sakit karena jika saya sakit satu hari saja di hari sekolah saya akan ketinggalan pelajaran sampai satu hari saya sakit karena berhujan hujan saat sedang menuju tempat les saya tidak menggunakan jas hujan kebetulan waktu itu saya sedang naik gojek dan orang nya tidak bawa jas hujan alhasil saya basah buku saya basah dan tas saya juga basah.tempat les saya ber ac jadi karena saya datang lebih awal saya menunggu dengan kedinginan waktu itu hari sabtu saat hujan angin dari awal saya belajar sampai selesai saya pun menunggu lama bersama teman teman saya yang satu persatu dijemput orang tuanya waktu itu sepupu saya sedang main kerumah jadi ayah butuh waktu lama untuk menjemput saya.saya mendapat buku yang cukup tebal
tempat les saya memiliki program yang bernama intensif labschool untuk murid murid yang ingin masuk labschool dari banyak orang yang ikut program intensif labschool hanya 3 orang yang saya kenal yang berhasil masuk ke labschool kebayoran dan salah satunya berada di SD yang sama dengan saya
saat saya mengerjakan tes saya sangat takut akan kegagalan karena nilai saya saat intensif labschool sangat buruk ternyata karena saya gak fokus sama sekali saat ujian karena saya kurang tidur jadinya saya tidak mengerjakan setengah soalnya jadi nilai saya 58 tapi saat tes sesungguhnya saya sangat fokus sampai saat ada tugas yang saya biasanya lewati karena jalannya banyak saya kerjakan sayapun terkejut yang saya kerjakan adalah matematika gauss.setelah saya selesai mengerjakan saya langsung sakit....perut karena mengerjakan dengan suasana yang sangat sepi jadi saya tidak biasa biasanya di SD saya ada suara lempar lempar alat tulis kesana kemari disusul dengan tertawa tapi saat di ruang tes labschool yang ada hanya suara pensil menyentuh kertas setelah selesai saya sakit perut karena lapar tapi orang tua saya belum menjemput "ok,gapapa aku tunggu"kataku saya duduk di pinggir lapangan diatas palang kecil yang ukurannya setinggi lutut saya saya maju mundur mencari posisi yang nyaman akhirnya saya jatuh kebelakang dan mendarat di punggung kepala saya kjedut pagar dan 30 menit setelah kejadian menyakitkan itu orang tua saya datang dan bilang baru saja dari cafe dekat labschool saya pun diinterogasi tentang ulangan oleh orang tua saya di mobil saya memberi kertas ujian dan kata ayah saya soalnya sama seperti ujian masuk STAN yang ujiannya terkenal susah.
satu bulan kemudian hasilnya datang jam 06:00 saya sedang tidur dikamar saya sedang menonton anime saya sudah bangun dari jam 03:00 untuk shalat malam dan lanjut kekamar saya untuk nonton dan jam 06:00 bunda saya bangun dan bunda saya menangis sambil bilang "mas kamu keterima mas"bunda saya pun menceritakan ke ayah saya dan ke nenek saya yang ada di bawah.
sekian dari saya AWANS pamit undur diri wassalamualaikum
Comments
Post a Comment